Iklan Macam Apa Ini?

Ada yang bilang, jangan pernah merasa kenal akrab jika kita belum pernah melakukan salah satu hal diantara ini:

1. Melakukan Perjalanan Jauh Bersama
2. Menjalankan Projek Bersama

Dan setelah menjalankan projek bersama Gery, kami akhirnya tau siapa dia.

" Ngehe juga si Gery, dia yang punya projek, tapi kita semua yang ngerjain " kesal Ariel.

" Pake alesan macet lagi, masa iya shooting iklan dari pagi trus dia baru mau dateng malem" Inggrid melanjutkan " Ga mikir apa "

" Emang bangsat! " .... sial, saya hanya kebagian makian.

Saat itu, Gery ditugaskan Surest untuk mengurus pembuatan iklan video untuk keperluan marketing online. Namun, dengan alasan ada acara penting dan lainnya, kami sebagai teman dan tim yang baik berinisiatif untuk membantu proses pembuatan iklan. Inggrid membantu membuatkan script, mencari production house. Ariel membantu menyediakan tempat pembuatan iklan, nombokin dulu biaya produksi. Dan saya, membantu... tenaga. You know, i got nothing except that 

" Nggak banget Jar idenya " ujar Inggrid kepada saya saat membahas ide iklan dari Gery " Masa iya dia buat ide iklannya gini.. orang lagi buka aplikasi Nearcircles, sambil makan Rujak Cingur! "

" Trus? "

" Udah, makan rujak cingur doang "

" Hahahaha, lucu tapi nggrid " ujar saya.

" Iya lucu buat kita, tapi orang ntar ga ngerti " lanjut Inggrid " Lucu enggak, uninstall malah iya".

" Kan memang itu moto aplikasi kita " canda saya " Nearcircles.. yakin mau download? "

" hahaha, ngehe lo jar " ngakak Inggrid.

" Ya apa gitu, aplikasi kita ini mau kayak facebook udah ada facebook, mau kayak whatsapp udah ada whatsapp, ya udah lah kalo didownload juga menuhin memory hape doang " jawab saya dari hati yang paling dalam.

" Iya juga " lanjut Inggrid " Nearcircles.. yakin mau download? hahaha "

" Itu aja lah kita jadiin iklan " Saran saya

" Boleh, kalo lo mau ini jadi projek terakhir lo "

" Sebenernya gue ada ide lain yang lebih bagus untuk iklan kita "  entah kenapa ide cemerlang tiba - tiba muncul pada saat kami sedang makan siang nasi goreng gerobak.

" Apaan ? " tanya Inggrid sambil mengunyah nasi gorengnya.

" Tapi nggak bakal dibolehin bapak lo sih (Surest)"

" Ya apaan? " Inggrid makin penasaran.

" Nggak perlu kita buat iklan ribet - ribet, suruh Raisa goler - goler di jalanan aja sambil megang hape ". Jawab saya setengah serius " Nggak usah ngomong apa - apa, goler - goler aja sambil nunjukin logo Nearcircles ".

" Hahaha.. bakal penasaran ya orang sama nearcircles, bener juga "

Namun ide tersebut tidak terjadi, karena kondisi. Kecuali Raisa mau dibayar sejuta lima ratus lebih dikit buat goler - goler di jalanan. Jadi untuk saat ini ide Rujak Cingur masih lebih unggul daripada Raisa Goler - Goler.

Setelah diskusi lebih serius bersama Surest, kami pun setuju menggunakan ide baru Surest. Sebenarnya bukan diskusi sih, lebih tepatnya anak buah yang nggak bisa ngapa - ngapain kalo bosnya udah ngotot sama idenya.

Maka dijalankanlah produksi iklan tersebut dengan production house yang adalah teman kuliah Inggrid. Tanpa Gery.

( Crew PH, Saya, Ariel yang pake baju biru, Inggrid )

Sebagai teman yang baik, kami mencoba memaklumi apa yang Gery lakukan pada saat itu, sampai suatu hal yang lebih aneh dia lakukan yang akan saya ceritakan di kesempatan berikutnya. Bersambunation..

Berikut hasil iklannya setelah banyak keributan terjadi (yang akan saya ceritakan nanti) Tonton disini . Tahan komentar kalian di cerita berikutnya, karena banyak penjelasan yang harus diklarifikasi tentang iklan yang lebih mirip iklan spring bed ini. Yang pasti saat ini, harusnya kami memilih membuat iklan Rujak Cingur sih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar